Awal Kehidupan MARTADI yang Serba KekuranganDi pelosok Banten, MARTADI menjalani hidup sederhana yang jauh dari kemewahan. Setiap hari ia bekerja keras sebagai buruh angkut di pasar. Penghasilannya sering kali pas-pasan bahkan kurang.“Pak, uang sekolah Dika minggu depan harus dibayar,” kata Sari dengan nada cemas.MARTADI terdiam, hatinya terasa